Kutipan Favorit: Yang Mengenal Dirinya, Yang Mengenal Tuhannya dari Karya Jalaluddin Rumi – Part 3

Lanjutan kutipan-kutipan favorit oleh Jalaluddin Rumi:

09/11/2016 21:07

Nabi Muhammad bersabda, “Aku adalah pembunuh yang tertawa” yakni ketika aku tertawa di hadapan manusia kasar, aku membunuhnya. Apa yg Nabi maksudkan dengab tertawa adalah berterima kasih, dan tidak mengeluh. ~Hal.263 (Bab 48: Rasa Syukur adalah Pintu Menuju kebaikan

Orang yg menolak memberikan rasa terima kasih dikuasai oleh “kerakusan besar” hingga tdk peduli betapapun banyaknya dia memperoleh, dia merasa rakus lebih banyak lagi. ~Hal.264

Perbedaan antara pujian dan rasa syukur adalah: rasa syukur diungkapkan utk hal-hal baik yg diterimanya. Seseorang tdk dpt berterima kasih utk kecantikan atau keberanian. Pujian merupakan istilah yg lebih umum. ~Hal.265

“Memotong sambungan lebih mudah daripada memotong hubungan.” (Hubungan disini yakni demikian sukar utk memecahkan bisa jadi hubungan pada dunia, yang ke sanalah orang diturunkan dan bagian darinya orang menjadi. ~Hal.266 (Bab 49: Memimpika Air Tidak Meghilangkan Rasa Haus)

09/12/2016 19:26 

Semoga ingatan yg baik dari setiap orang yg berbicara baik tentang kita bertahan lama di dunia. Apabila berbicara baik kepada yg lain, kebaikan akan kembali kepadamu. Kebaikan dan pujian dari yg lain yg engkau katakan, pada hakikatnya adl utk dirimu sendiri. ~Hal.291 (Bab 55: Cintailah Setiap Orang dan Hiduplah di Taman Penuh Kedamaian)

Setiap malaikat memiliki lembaran di dalam dirinya, dari sana sesuai dgn proporsi jajarannya, mampu membaca keadaan dunia dan apa yg akan terjadi. ~Hal.293

Ketika telinga mendengar sesuatu terus-menerus, ia akan menyerap pengalaman sebagaimana dia melihat suatu kenyataan. ~Hal.313 (Bab 61: Antara Ainuddin dan Mu’inuddin)

Segala sesuatu yang “melihat” adalah pengetahuan relijius, segala sesuatu yang “mengetahui” adalah pengetahuan tubuh. ~Hal.328 (Bab 64: Antara Pengetahuan Inderawi da pengetahuan Relijius)

Musuhmu bukanlah daging dan tulangnya, melainkan pikiran jahatnya. ~Hal.336-337 (Bab 68: Musuhmu Bukan Daging dan Tulangnya, tapi Pikiran Jahatnya)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s