Kutipan Favorit: Yang Mengenal Dirinya, Yang Mengenal Tuhannya dari Karya Jalaluddin Rumi – Part 1

Di bulan ini saya sudah membaca 200 hlm pertama buku terjemahan Malaysia yg aslinya ditulis dalam Bahasa Inggris, namun sebenarnya penyusun buku tersebut mengumpulkan banyak manuskrip dan jurnal kuno dari karya Jalaluddin Rumi, jadi isi keseluruhan karya adalah tulisan asli seorang Rumi. Beliau adalah sufi yang lahir di Afganistan, namun lebih sering tinggal di Byzantium dimana dulu adalah daerah eropa. Beliau sering ditemui oleh banyak sahabat dan juga keluarga raja untuk dimintai nasehat juga cerita – cerita timur tengah. Beliau mencintai dunia puisi dan seringkali karyanya ditemui dalam bentuk puisi, namun konon dalam berdakwah atau bercerita, beliau tidak pernah menuliskan kata – katanya di buku, oleh karena itu banyak jurnal tentang ilmu pengetahuan dari Rumi di tulis oleh pengikut – pengikutnya.

Buku yg saya baca berbentuk Hardcover dengan total 355 hlm, berjudul; “Yang Mengenal Dirinya, Yang Mengenal Tuhannya” karya Jalaluddin Rumi.

Setiap kali membaca buku nonfiksi, saya suka sekali memberi highlight kuning sebagai kutipan – kutipan favorit. Berikut sepuluh kutipan pertama yg saya sukai dari buku tersebut:

  1. Karena pencerapan mistik itu melampaui nalar, mereka rdk mampu menceritakan pengalaman itu ke dlm gaya rasional terstruktur danesti terpaksa menggunakan medium perlambangan (simbolik). ~ Hal.18
  2. Sufisme tdk berhubungan dgn perwujudan dunia dan keadaan luar, melainkan msk ke dlm diri atau membatinkan diri sendiri utk mencapai kesadaran spiritual suatu ajaran. ~ Hal.19
  3. Tuhan bersabda dlm sebuah hadis Qudsi yg kerap dikutip para sufi, “Aku adl harta karun terpendam dan ingin dikenali, maka Aku ciptakan makhluk agar Aku dpt dikenali.” ~ Hal.20
  4. Apabila engkau ingin ‘mengetahui’ seseorang, buatlah dia berbicara. Kemidian engkau mampu ‘mengetahui’ dia yg sebenarnya dari ucapannya…. ….
  5. Sekarang, jika ada orang yg sengaja tdk ingin diketahui dan berdiam diri, bagaimana aku tau dia yg sebenarnya? Jawabannya adl, berdiam diri terhadap kehadirannya. Berikan dirimu dan bersabar! Barangkali sebuah kata akan terluncur dari bibirnya. Jika tdk, sebuah kata barangkali scr tdk hati-hati akan meluncur dari bibirmu, atau pikiran atau gagasan bisa jadi muncul pada dirimu. Dari pikiran atau gagasan itu barangkali engkau ‘mengetahui’ dia, karena saat itu engkau telah ‘terpengaruh’ olehnya. Itu adl ‘pantulan’ dan ‘pernyataan’ dirinya yg tercermin ke dalam dirimu. ~Hal.83 – 84 (Bab.10: Aku Sanggup Mengabulkan Permintaanmu, Tapi Ratapan Kesedihanmu Lebih Aku Sukai)
  6. Kita sesungguhnya selalu berkomunikasi dgn orang yg menyatu dgn diri kita–di dalam kesunyian, kehadiran, dan ketiadaanya. Bahkan di dalam perang kita bersatu, bergaul bersama. ~Hal.95 (Bab.11: Komunikasi dlm Cinta: Komunikasi Paling Rahasia) 08/29/2016 16:03
  7. Ketika engkau telah melihat darwisyy, berarti engkau telah melihat seluruh dunia. Siapa pun yg mencarinya pasti mendapatkan sesuatu yg berlebih…. …
  8. Carilah dalam dirimu apa pun yg engkau inginkan, itulah engkau! (Kutipan sajak karya Najmuddin Razi, Manarat as-sa’irin, catatan di Teheran, Perpustakaan Malek) ~Hal.127 (Bab.16: Isi Cangkir Lebih Utama dibanding Bentuknya) 09/01/2016 22:32 
  9. Malaikat bebas karena pengetahuannya, Binatang bebas karena kebodohannya, Di antara keduanya manusia yg tetap berjuang. (Kitab Rumi). ~Hal.129 (Bab.17: Manusia, antara Nasut dan Lahut) 09/02/2016 19:44
  10. Ketika engkau menyerap bentuk keindahan yg muncul lebih dahulu, dan semakin lama engkau berdiam dengannya, engkau menjadi semakin kecewa. Apakah arti dari bentuk Alquran dibandingkan dengan hakikatnya? Tengoklah ke dalan diri manusia untuk melihat apakah bentuk dan hakikatnya. Apabila hakikat dari bentuk manusia telah hilang, dia tidak akan dibiarkan tinggal di rumah walaupun sesaat. ~Hal.136 (Bab.18: Banyak Pembaca Alquran, Namun Dikutuk Alquran)

    Advertisements

    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s