Bersyukur dengan yang kita punya; pengalaman contohnya

Yeay, I never imagine my life would turn this way, especially to feel my eyes glossy for hugging these babies! *I mean these books.

Saya sangat senang bisa memiliki kesempatan untuk merasakan pengalaman yg begitu berharga, yap, menulis dan menjadi orang paling pertama yg membaca bukunya!

Memang rasanya aneh, sampai detik ini masih merasa bahwa tidak mungkin saya melakukan semua ini, bahkan sampai pada tahap menerbitkannya! 4 tahun yg lalu sungguh tidak kepikiran untuk self-publishing atau menerbitkan sendiri tanpa pihak ketiga dari penerbit… pengalaman di tolak puluhan kali oleh literally agent asing membuat saya hampir patah semangat, saya pernah mencoba megirimkan buku ‘Royal Arcanum’ ke dua penerbit lokal, si penerbit pertama sempat bilang bahwa buku ini harus di terjemahkan ke Bahasa Indonesia jika mau diterbitkan, dan yg satunya lagi menolak dengan alasan bahwa saya harus merubah total isi cerita nya karena ia menginginkan tema lokal… hal tersebut adalah hal yg sulit. Saya merasa cemas dan berpikir untuk berhenti sampai akhirnya membaca beberapa artikel di internet banyak yg bilang bahwa kita bisa menerbitkan buku secara gratis dan tidak harus mengeluarkan uang sepeser pun! Ini menarik sekali.

Yap, ternyata menerbitkan secara indie juga menyenangkan melalui Smashwords dan Amazon, walaupun memang sangat berbeda dengan penerbit konvensional. Saya menerbitkannya pertama kali dalam format eBook yg bisa di beli melalui retailer online seperti Amazon dan Smashwords dengan uang dollar amerika.

Selama masa tulis menulis, saya tidak pernah menceritakannya kepada teman siapapun, sampai akhirnya tiba diterbitkan dan saat masa promosi itulah banyak yg terkejut dan tidak menyangka, bahkan reaksi-reaksi aneh, menyebalkan, sampai yg sangat antusias dan mendukung, telah saya alami semanjak tujuh bulan yg lalu, oh, bahkan sampai detik ini.
Karena kejutan tersebut itu juga, saya jadi tahu mana teman yg memang dari awal baik dan mana yg hanya ingin seenaknya saja. Saya benar-benar mendapatkan hikmahnya! Peristiwa ini membuat mata saya jadi lebih terbuka tentang adanya sikap manusia.

Hal megecewakan datang saat orang yg ‘kelihatanya’ paling dekat dengan kita bisa berlaku sebaliknya karena berita ini, mata saya terbuka lebar untuk memahami bahwa kita tidak bisa berharap lebih kepada manusia, tapi hanya kepada Tuhan semata.

Amin.

Advertisements

2 thoughts on “Bersyukur dengan yang kita punya; pengalaman contohnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s