Book Interview with Mercu Buana University

Di kasih tau seorang teman kemarin 😀, ternyata ada artikel baru yang memuat tentang interview terbitnya ‘The Salt Prejudice’ di situs kampus kita, Universitas Mercu Buana, hehe terima kasih atas semua dukungan dan apresiasi untuk buku ini!

Klik disini untuk lihat artikelnya 😊

foto bersama pak adi n bu feni

Berikut kutipan dari situs:

‘THE SALT PREJUDICE’ MASUK THE BEST SELLERS VERSI AMAZON

Buku berjudul The Salt Prejudice: A Poetry for Souls karya Keefe Rabbani Diandra mahasiswa Broadcasting FIKOM Universitas Mercu Buana (UMB) ini masuk the best seller versi amazon.com. Buku setebal 102 halaman tersebut tercatat dalam TOP 100 Books USA Bestsellers in Teen and Young Adult for Short Stories.

The Salt Prejudice : A Poetry for Souls adalah buku kumpulan puisi bertema spiritual yang dilatarbelakangi  cerita pendek (cerpen), banyak kisah kehidupan yang dituangkan melalui cerpen dan puisi.

“Sengaja memilih buku berbahasa Inggris, karena secara konten dapat lebih ekspresif, ternyata memang disukai pembaca di negara luar,” ujar Keefe Rabbani Diandra saat ditemui di kampus UMB, Jakarta, Rabu (4/5/16).

Awalnya Keefe sempat ragu untuk menerbitkan bukunya, tapi akhirnya ia mencoba untuk menerbitkan ke Amazon.com dan berhasil masuk Top 100 Amazon USA Bestsellers. “Amazon menerima siapa saja yang ingin menerbitkan buku. Tapi dengan catatan bukan plagiarism, tidak mengandung SARA, tidak bercerita tentang kekerasan dan diskriminatif.”

“Inspirasi aku menulis The Salt Prejudice berasal dari pengalaman pribadi, lingkungan sekitar dan dari buku-buku yang aku baca.” Ucap Keefe.

Sebelumnya perempuan kelahiran 20 Oktober 1994 ini telah menulis buku pertama berjudul The Royal Arcanum Series. Buku pertama bergenre fantasi dan berjumlah 360 halaman. Buku ini memiliki tujuh seri.

Keefe yang giat menulis sejak umurnya 18 tahun ini awalnya tidak kepikiran untuk menerbitkan buku. “Diumur 14 tahun berawal dari membaca novel Twilight, aku jadi senang baca buku. Dan dari situ muncul imajinasi-imajinasi tokoh-tokoh. Lalu diumur 18 tahun aku mulai mencoba menulis,” pungkasnya. (Biro Sekretariat Universitas dan Hubungan Masyarakat /www.mercubuana.ac.id/ humas@mercubuana.ac.id)

 

 

Advertisements

2 thoughts on “Book Interview with Mercu Buana University

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s