Konsep Alam: “Klik”

Setiap kali saya ingin menuliskan sesuatu, detik-detik dimana saya membuka laptop dan menyiapkan jemari ini pada tatapan mata keyboard, semuanya lenyap dibenak saya. Sepertinya ada hal-hal yang memang tidak boleh dituliskan secara publisitas, dan secara terbuka. Walaupun saya akan menuliskannya secara tidak gamblang sekalipun, gagasan-gagasan tersebut lenyap seperti ditelan bumi. Dan tiba-tiba pikiran saya sektika mengingatnya, ketika laptop sudah dimatikan.

            Dan detik ini, saya sedang mengingatnya dan sengaja secepat kilat untuk mengetik tema.

            Bagaimana jika topik kali ini tentang “klik”?

            Bukan tekan klik pada layar laptop, bukan klik suara pintu, tetapi klik adalah perasaan diantara dua insan manusia yang saling terkoneksi dan tersambung secara instan, tanpa perlu pengenalan mendalam ataupun pendeksripsian keras untuk memulai sesuatu diantara keduanya. Biasanya, mereka akan mengenal fenomena selanjutnya dengan “telapati” sebagai fase elastis tanpa rekayasa, yaitu dapat saling berbicara di dalam benak masing-masing seperti membaca pikiran danau yang jernih.

            Kausalitas—adalah satu hal yang memulai pertemuan di antara kedua insan tersebut. Mereka bertemu karena ada takdir, ada sesuatu yang harus dijalani dan dipelajari bersama. Sampai pada titik masa atas batas kadaluarsa, semuanya juga memiliki akhir. Mereka bisa bertemu, juga bisa berpisah.

           Andaikan saja ada satu film yang menghubungkan tema klik ini dengan sempurna, mungkin bisa menjadi ide fantastis untuk judul skirpsi saya. Ini menarik. Atau tanpa landasan semiotika, saya mencari subjek untuk dijadikan narasumber untuk di wawancara, namun hal ini akan menjadi gagasan tumpul yang stuck di satu tempat, karena tidak semua orang dapat menerima perspektif gila ini, fenomena yang sangat jarang terjadi, atau mungkin hampir tidak pernah kita lihat dalam realitas manusia. Para dosen akan menyatakan ide ini menjadi buta akan dunia relistis dan tergolong tidak masuk akal, tidak ada celah benar untuk mengangkat tema tersebut menjadi skripsi logika. Dan pertanyaan saya, apa di dunia ini kita hanya termakan kata realistis tanpa ada interkoneksitas dengan okultisme? Kita selalu hidup berdampingan disetiap waktu dengan hal-hal berbau mistis, bahkan tak jarang diantara kita sang manusia yang senang dan heboh ingin dibaca peruntungannya melalui metode palmistry ataupun lainnya, ini membuktikan bagaimana makhluk seperti kita terkadang termasuk munafik dan terkurung dalam dunia fana.

           Namun saya merasakannya tentang klik, orang pertama adalah dengan adik kandung saya sendiri. Kami bisa tahu ide dan pikiran yang terbesit di benak masing-masing, bahkan saat saya bersenandung, pada detik yang sama ia juga bersenandung lagu yang sama, dan itu terjadi berkali-kali saat kami masih sering bermain di masa kecil. Kami tahu gagasan dan cara berpikir yang sama, saat sedih kami saling tahu, saat sangat bahagia kami juga saling tahu. Saat merancang strategi permainan, kami bisa saling mengisi satu sama lain, dia tahu rancangan dalam pikiran saya, dan begitu sebaliknya.

           Orang kedua adalah, I can’t tell that.

           Begitulah, baru dua insan yang klik dengan saya. Mungkin di masa depan akan ada orang lain yang bisa satu pemikiran lagi, jika Tuhan mengijinkan.

           Klik disini belum tentu soulmate, bisa jadi kasus-nya kita bertemu dengan orang yang sama-sama sensitif atau bahasa okultisme-nya psychic. Nah, terjadilah kausalitas tadi, terhubung dan tak sengaja bisa mengetuk pintu pikiran satu sama lain. Jika orang yang kita temui adalah soulmate, menurut pembicaraan banyak orang terutama informasi dari dunia maya, maka kejadiannya akan lebih dari sekedar klik dan telepati. Banyak hal yang bisa dibicarakan tentang tema yang satu itu, namun ruang lingkupnya bisa meluas dan tak habis. Maka mari kita batasi sampai disini. Terima kasih.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s